SURABAYA — Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Ketua TP PKK, Ny. Sri Kartini Alfin, S.Kep., NS, mencuri perhatian di arena Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar Kamis (8/5) di Surabaya.
Tak hanya hadir sebagai peserta, Alfin datang membawa misi besar, yaitu menyuarakan isu-isu daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian pusat dan mempromosikan potensi lokal Sungai Penuh ke level nasional.
Acara bergengsi yang dihadiri seluruh wali kota se-Indonesia itu dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto.
Dalam sambutannya, Bima menekankan pentingnya sinkronisasi, sinergi, dan akselerasi visi-misi kepala daerah agar cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto, yakni mengeluarkan Indonesia dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap), bisa tercapai.
“Menjadi wali kota atau wakil wali kota itu amanah. Mari kita berjuang bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Bima Arya.
Bawa Suara Daerah, Cari Solusi Nyata
Wako Alfin menyambut hangat forum nasional ini. Menurutnya, Munas APEKSI bukan sekadar ajang kumpul-kumpul pejabat, tapi momentum strategis untuk membedah masalah nyata yang dihadapi pemerintah kota di seluruh Indonesia.
“Melalui forum ini, kita berharap bisa merumuskan solusi bersama atas persoalan yang ada di daerah masing-masing. Ini bukan hanya soal berbagi cerita, tapi mencari jalan keluar yang konkret,” ujar Alfin.
Produk Lokal Sungai Penuh Mencuri Perhatian
Tak mau kalah, Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin memanfaatkan momentum ini untuk memamerkan produk-produk unggulan khas Sungai Penuh.
Mulai dari batik khas, kopi lokal, kerajinan tangan, hingga ragam produk kreatif lainnya diperkenalkan ke panggung nasional, membuka peluang kolaborasi dan pasar yang lebih luas.
“Ini kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi Sungai Penuh kepada Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa Sungai Penuh bukan kota kecil yang diam, tapi penuh karya dan potensi,” kata Sri Kartini.
Munas VII APEKSI tahun 2025 ini jelas menjadi panggung penting, tak hanya bagi para kepala daerah untuk bersinergi, tapi juga bagi kota-kota seperti Sungai Penuh untuk unjuk gigi di tingkat nasional. (*/Hzq)





