Ebrita.com – Seorang anak di Bandung yang sebelumnya dikenal susah diatur dan sering membuat orang tuanya kewalahan, mendadak berubah menjadi penurut. Penyebabnya bukan karena hukuman keras, melainkan karena ketakutan akan dijemput ke barak militer oleh tokoh masyarakat yang juga mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.
Kisah ini viral di media sosial setelah Dedi Mulyadi membagikan video interaksinya dengan sang bocah. Dalam video tersebut, Dedi memberikan teguran dengan gaya khasnya yang tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia mengancam secara halus akan membawa si anak ke barak militer jika terus membangkang kepada orang tuanya.
Tak disangka, teguran tersebut langsung memengaruhi sikap sang anak. Ia mulai menunjukkan perubahan sikap, menjadi lebih sopan, dan mengikuti arahan orang tuanya. Banyak netizen yang mengapresiasi cara Dedi dalam menangani kasus tersebut. Alih-alih menghukum dengan kekerasan, ia memanfaatkan otoritas moral dan simbolik untuk mengajarkan kedisiplinan.
“Anak-anak zaman sekarang perlu pendekatan yang berbeda. Kadang mereka hanya butuh figur yang bisa mereka segani,” ujar Dedi dalam video itu.
Fenomena ini menimbulkan beragam reaksi dari warganet. Ada yang memuji, namun ada pula yang mengingatkan bahwa rasa takut tidak boleh menjadi dasar utama dalam mendidik anak. Meski demikian, banyak pihak sepakat bahwa tindakan Dedi mampu membuka diskusi penting soal pola asuh anak di era digital.
Di tengah maraknya kasus anak-anak yang sulit dikendalikan karena pengaruh gadget dan kurangnya perhatian, kisah ini menjadi refleksi bahwa pendekatan yang bijak dan penuh ketegasan tetap relevan untuk membentuk karakter anak.(Tim)





