eBrita.com – Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, saat seorang wanita muda bersama bayinya yang baru berusia empat bulan ditemukan terlantar di sebuah masjid setelah diduga ditinggalkan oleh suaminya dalam perjalanan mudik. Kejadian ini mengundang keprihatinan masyarakat setempat dan pihak berwenang yang segera turun tangan untuk memberikan bantuan.
Menurut informasi yang dihimpun, wanita berinisial N (22) berangkat dari Jakarta bersama suaminya dan bayi mereka menuju Ciamis untuk mudik Lebaran. Mereka menggunakan bus antarkota dan tiba di Terminal Ciamis pada Rabu dini hari, 2 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Sesampainya di terminal, suaminya mengajak N dan bayi mereka berjalan kaki, dengan alasan rumah orang tua suaminya berada tidak jauh dari lokasi.
Setelah beberapa saat berjalan, mereka tiba di Masjid Al-Huda, Kecamatan Cijeungjing. Suaminya kemudian meminta N untuk menunggu di masjid sementara ia pergi mencari kendaraan lain. Namun, hingga pagi hari, suaminya tidak juga kembali. Merasa kebingungan dan tanpa mengetahui alamat rumah mertuanya, N hanya bisa menunggu dengan harapan suaminya kembali menjemput.
Kondisi N yang tampak kebingungan dan bayi yang terlihat lemas menarik perhatian warga sekitar. Setelah mendengar cerita dari N, warga segera melapor ke pihak kepolisian dan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis. Petugas yang datang langsung memberikan bantuan dan membawa N serta bayinya ke kantor Dinas Sosial untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, dalam keterangannya, menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan N dan bayinya serta akan berupaya mencari keberadaan suaminya. “Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melacak suaminya dan memastikan kondisi ibu serta anak ini tetap aman,” ujar pejabat terkait.
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik tindakan sang suami masih dalam penyelidikan. Beberapa dugaan muncul, termasuk kemungkinan adanya konflik rumah tangga atau faktor ekonomi yang membuat suami N mengambil keputusan meninggalkan keluarganya. Aparat kepolisian juga tengah menghubungi pihak keluarga untuk memastikan N dan bayinya mendapatkan perlindungan yang layak.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan, terutama saat melakukan perjalanan jauh. Selain itu, jika menghadapi situasi darurat atau mencurigakan, masyarakat diimbau segera menghubungi pihak berwenang untuk mendapatkan bantuan.(Tim)







