ebrita.com
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah Kerinci

Hermendizal : Dinkes Kerinci Targetkan Turunkan Prevalensi Stunting 18 Persen Tahun Ini

05/08/2023
in Kerinci
1 min read
Hermendizal : Dinkes Kerinci Targetkan Turunkan Prevalensi Stunting 18 Persen Tahun Ini

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci H. Hermendizal, SKM. (ist)

131
DIBAGIKAN
470
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong

Wali Kota Alfin Lantik Lima Kades PAW Sungai Penuh

KERINCI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci melalui Dinas Kesehatan terus berupaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Kerinci. Dinkes menargetkan di tahun 2023 nanti angka prevalensi kasus gagal tumbuh pada anak (stunting) Kerinci dapat turun diangka 14 persen.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Kerinci H. Hermendizal, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (03/08/2023).

“Penurunan Prevalensi angka Stunting di Kabupaten Kerinci pada tahun 2023 ditargetkan turun di bawah 20 persen. Dimana pada tahun 2022 lalu angka prevalensi stunting Kabupaten Kerinci sebesar 24,3 persen,” kata Hermendizal.

Dijelaskan Hermendizal walaupun target penurunan angka prevalensi stunting masih jauh dari target yang sudah ditetapkan pusat yakni 14 persen, Pemkab Kerinci optimis akan mampu menurunkan angka prevalensi stunting hingga mencapai target pada tahun 2023 ini sebesar 18 persen.

“Berdasarkan data pada tahun 2022 lalu, jumlah warga yang terindikasi stunting di Kerinci sebanyak 713 balita dan batita, jumlah ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kerinci,” sebut Hermendizal.

Kadis Kesehatan mengungkapkan penanganan Stunting di Kabupaten Kerinci menjadi focus dalam Rencana Pembangunan Daerah, sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia.

“Harapannya semua stakeholder bisa terintegrasi dan berkontribusi untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Kerinci yang masih cukup tinggi, dari level kepemimpinan Kepala Daerah, Kecamatan, sampai ke Desa bisa bersatu padu bekerja sama menurunkan angka Prevalensi Stunting,” tutupnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Dinas KesehatanHeadlineHermendizalKabupaten kerinciStunting

TerkaitBerita

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

21/06/2026
214
313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

13/06/2026
1.5k
Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

02/06/2026
228
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

18/05/2026
221

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan