KERINCI – Warga di Kecamatan Depati Tujuh dan Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci mengeluhkan suplai air bersih PDAM Tirta Sakti sudah dua hari tidak mengalir.
“Sudah dua hari air di rumah tidak mengalir, kami terpaksa mandi dan mencuci menunggu air hujan. Kami menunggu air PDAM sampai sekarang tidak ada,” kata Ari warga Belui, Jum’at (7/7/2023).

Kondisi itu juga dialami warga lainnya di Kecamatan Air Hangat Timur, suplai air ini pun belum ada kejelasan kapan bisa kembali normal.
“Akibat Air dua hari tidak mengalir, kami terpaksa mengangkut air dari sungai dan mencuci kain terpaksa di laundry,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Cabang PDAM Tirta Sakti Kecamatan Depati Tujuh, Barlian mengaku jika suplai air sejak sore kemarin terganggu. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan pada intake sumber air di Pendung Semurup.
“Jadi sumber air untuk Kecamatan Depati Tujuh dan Air Hangat Timur itu dari Desa Pendung Semurup, yang mana air di-intake tersebut tertimbun material akibat banjir pada Kamis sore kemarin,” kata Barlian kepada ebrita.com.
Barlian menambahkan, jika tadi pihaknya sudah bergotong royong untuk membersihkan lumpur pada intake tersebut.
“Tadi lumpur di intake tersebut sudah kita bersihkan, insyaallah… malam ini air sudah bisa mengalir. Semoga akan normal kembali seperti biasa,” pungkasnya. (Hzq)






