ebrita.com
Senin, 27 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah Kerinci

Kembali Erupsi, Sore Ini Gunung Kerinci Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter

12/01/2023
in Kerinci
1 min read
Kembali Erupsi, Sore Ini Gunung Kerinci Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter

Gunung Kerinci Kembali Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter.

121
DIBAGIKAN
451
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong

Wali Kota Alfin Lantik Lima Kades PAW Sungai Penuh

KERINCI – Gunung Kerinci kembali erupsi, pada Kamis (12/1/2023), sore dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.200 meter dari puncak Gunung Api tersebut.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci Irwan Syafwan, mengatakan erupsi itu terjadi pukul 18.10 WIB dengan abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5 mm dan durasi sementara ini ± 10 menit. Seismik terekan tremor menerus dengan amplitudo maksimal 5 mm dominan 3 mm. Saat ini erupsi masih berlangsung,” ujarnya.

Gunung Kerinci saat ini, kata Irwan, berstatus Level II atau waspada. Ia juga mengimbau masyarakat disekitar gunung api Kerinci dan pengunjung/ wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak gunungapi kerinci didalam radius 3 Km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).

“Sebaiknya jalur penerbangan disekitar gunungapi kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan,” tambahnya.

Pada pagi kemarin, Rabu (11/01) juga telah terjadi erupsi Gunung Kerinci dengan abu setinggi lebih kurang 900 meter berdurasi 8 menit 20 detik pada pukul 05.46 WIB. Kemudian pada Kamis (12/02) erupsi abu setinggi lebih kurang 600 meter pada pukul 06.20 WIB, dan sore ini erupsi setinggi 1.200 meter pada pukul 18.10 WIB.

Gunung api itu dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci yang berada di Desa Lindung Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. (Yor)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Abu VulkanikAtap SumateraErupsiGunung KerinciHeadlineIrwan SyafwanLontaran Abu Vulkanik

TerkaitBerita

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

21/06/2026
215
313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

13/06/2026
1.5k
Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

02/06/2026
228
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

18/05/2026
221

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan