JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku hubungan partainya dengan Partai NasDem semakin hangat dan merekat. Menurut dia, hal itu dibuktikan dengan ruang yang diberikan oleh NasDem untuk membedah lebih dalam lagi soal politik.
“Kami terasa nyaman semakin hari semakin kuat. Kita bisa membedah lebih leluasa peta politik hari ini,” kata AHY saat jumpa pers usai bertemu Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (23/6).
AHY menyebutkan kunjungannya ke markas NasDem untuk berdiskusi sebagai sahabat lama. Bahkan jalinan pertemanan antara NasDem dan Demokrat, sudah terjalin sejak Surya Paloh membantu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Presiden ke-5 RI.
“Ini adalah kunjungan kami yang ketiga di Nasdem tower ini, dan selalu setiap kali berkunjung kita berdiskusi tentang berbagai hal. Yang jelas kami ingin selalu hadir untuk membangun sebuah semangat yang sama sebagai sahabat,” jelas AHY.
Surya Paloh bagi AHY, bukanlah orang baru bagi Partai Demokrat dan keluarganya. Chemistry antara NasDem dan Demokrat yang sudah terbangun sejak lama bisa memperkuat perjuangan ke depan.
“Chemistrynya banyak, beliau rasanya sangat dekat di hati dan keluarga besar Partai Demokrat, begitu pula sebaliknya. Artinya perjuangan bersama ini bukan baru satu tahun dua tahun, tetapi bahkan jauh di 2004 yang lalu ketika ada pemilihan langsung presiden oleh rakyat, beliau juga bersama-sama berjuang dengan Bapak SBY,” ungkap AHY.
AHY menganggap Surya Paloh sebagai senior sekaligus mentor yang berpengalaman. Dia berharap NasDem dan Demokrat bisa tetap mengawal Indonesia bukan hanya bertahan tapi juga menjadi bangsa yang maju.
Terkait politik, AHY mengakui kalau pembicaraan sangat dinamis. NasDem dan Demokrat sama-sama membangun kesamaan visi dan misi untuk rakyat dan negara hingga perjuangan kedua partai ke depan.
“Kalau kata Pak Surya ada yang bisa disampaikan ke publik, ada yang lebih tertutup. Tetapi saya bisa pastikan di sini hubungan kami lebih terasa nyaman, semakin hari semakin kuat, dan juga lebih terbuka. Terbuka dalam arti kita bisa membedah dengan lebih leluasa dinamika hari ini, peta politik hari ini, dan proyeksi-proyeksi yang bisa kita ikuti bersama,” tuturnya.
Soal kesepakatan berkoalisi, AHY mengatakan Surya Paloh selalu mengingatkan agar tidak terburu-buru dalam menjajaki ‘perjodohan Politik’ menuju Pemilu 2024. Kata dia, NasDem dan Demokrat masih menikmati suasana penjajakan yang harmonis hingga momentum itu datang.
“Beliau juga sering mengingatkan, kita tidak boleh terburu-buru, semuanya harus di-update dengan baik, karena memang inilah nature dari politik kita begitu dinamis, penuh dengan kejutan, misterius kadang-kadang, tetapi Insyaallah dengan semakin dekat dan juga semakin sering kami berkomunikasi dan bersilaturahim, maka akan semakin kuat lagi semangatnya,” kata AHY.
“Saya rasa kita ingin meyakinkan terlebih dahulu, kalau beliau mengatakan buat apa buru-buru, kemudian buru-buru bubar juga. Lebih baik kita enjoy the process, kita senang sekali semakin hangat, makin harmonis, dalam arti semangatnya makin bertemu dan insya Allah ketika ada ruang dan momentum yang baik ya pada saatnya, kita belum menentukan itu sekarang,” tandasnya.
Sementara itu, Surya Paloh mengatakan, pertemuannya dengan AHY yang berlangsung hari ini diisi dengan diskusi ringan dibalut canda dan tukar pikiran.
“Pertemuan yang penuh dengan banyak candaan sekaligus juga sharing bertukar pikiran bersama terhadap masalah-masalah yang cukup aktual pada saat ini,” kata Paloh saat jumpa pers di NasDem Tower.
Paloh mengakui NasDem dan Demokrat memiliki keinginan untuk membentuk suatu kebersamaan. Menurut dia, hal itu dibuktikan dengan semakin mendekatnya hubungan silaturahmi yang sudah ada antara NasDem dan Demokrat. (*)






