Jambi — Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi ke-41 yang digelar di Graha Insan Cita, Sabtu–Minggu, diwarnai insiden chaos akibat memanasnya dinamika dalam forum persidangan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, dinamika awal muncul saat pembahasan surat mandat dari Komisariat FKIP Universitas Batanghari (Unbari). Perdebatan panjang terjadi di antara peserta sidang terkait keabsahan surat mandat tersebut. Meski berlangsung alot dan menyita waktu, situasi pada tahap ini masih dapat dikendalikan dan belum mengarah pada kericuhan.
Ketegangan meningkat ketika salah seorang peserta forum mendesak Steering Committee (SC) untuk melakukan verifikasi ulang terhadap kelengkapan administrasi salah satu calon kandidat ketua umum. Peserta tersebut menyoroti dugaan cacat administrasi, khususnya terkait dokumen Kartu Hasil Studi (KHS) dan Indeks Prestasi (IP).
Dalam forum, peserta itu menyampaikan bukti bahwa KHS dan IP yang dikumpulkan calon kandidat berasal dari Universitas Batanghari (Unbari), sementara yang bersangkutan diketahui telah melakukan mutasi dan saat ini berstatus sebagai mahasiswa Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi (IAIMA). Temuan tersebut memicu perdebatan keras antara peserta sidang, SC, serta pihak pendukung kandidat.
Selain persoalan administrasi akademik, juga diwarnai dengan munculnya dugaan keterlibatan calon kandidat dalam politik praktis. Salah satu kandidat, Pandu Wijaya, terindikasi memiliki keterlibatan politik praktis. Informasi tersebut merujuk pada video yang beredar di akun TikTok HMI Jambi, yang memperlihatkan dugaan peran yang bersangkutan sebagai tim pemenangan salah satu kandidat calon Gubernur Jambi.Isu tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip independensi HMI sebagaimana diatur dalam konstitusi organisasi.
Perdebatan yang semakin memanas akhirnya berujung pada chaos. Adu argumen dengan nada tinggi tak terhindarkan, membuat forum tidak kondusif hingga pimpinan sidang terpaksa menghentikan sementara jalannya persidangan guna meredam ketegangan.(tim)






