KERINCI – Komitmen untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah kembali digaungkan. Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi melantik Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kerinci masa bakti 2025–2030 dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Bukit Tengah, Siulak, Senin (28/7/2025).
Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah, termasuk Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Ketua DPRD Irwandri, SE, Ketua TP PKK Novra Wenti Monadi yang juga Penasehat GOW, para Kepala OPD, camat se-Kabupaten Kerinci, serta pimpinan organisasi wanita se-Kerinci.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik awal penguatan kontribusi strategis perempuan di segala lini pembangunan.
“GOW harus menjadi pelopor perubahan. Bukan hanya organisasi pendamping, tapi garda terdepan dalam isu pendidikan, ekonomi, sosial, hingga budaya. Kita tidak bisa bicara pembangunan inklusif tanpa melibatkan 52% penduduk Kerinci yang adalah perempuan,” tegas Monadi.
Lebih lanjut, ia menyoroti berbagai tantangan krusial yang harus dihadapi, seperti penurunan angka stunting, pemberantasan kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga literasi digital yang masih rendah di kalangan ibu rumah tangga.
“Saya ingin GOW tampil sebagai solusi. Organisasi ini harus adaptif, peka terhadap isu strategis, dan aktif menjawab tantangan zaman,” tambahnya.
Ketua GOW yang baru dilantik, Septi Malinda Murison, menyampaikan komitmen untuk membawa GOW menjadi kekuatan nyata dalam mewujudkan Kerinci yang lebih maju dan berdaya saing.
“Amanah ini bukan beban, tapi lentera. Kami siap bersinergi, bukan hanya menjadi pelengkap, tapi penentu arah pembangunan daerah,” ujarnya penuh semangat.
Ia menekankan pentingnya solidaritas lintas organisasi wanita untuk menciptakan ruang gerak yang lebih luas bagi perempuan Kerinci agar mampu berkiprah aktif di sektor publik maupun domestik.
Sementara itu, Penasehat GOW Novra Wenti Monadi menyampaikan apresiasi atas pelantikan ini. Ia menilai GOW sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi peran perempuan sebagai agen perubahan.
“Saya berharap GOW menjadi motor penggerak perubahan sosial, bukan hanya wadah berhimpun tapi rumah kolaborasi perempuan Kerinci,” ungkap Novra.
Dalam momen pelantikan ini, sebuah penanda semangat baru juga diluncurkan: Lagu Mars GOW Kabupaten Kerinci. Lagu ini menjadi simbol kebersamaan, identitas perjuangan, dan semangat pantang menyerah para perempuan Kerinci dalam mendukung visi pembangunan daerah.
Peluncuran mars disambut hangat dan penuh antusiasme oleh seluruh undangan, menjadikan acara ini tak hanya formal tetapi juga inspiratif—membakar semangat solidaritas dan kebangkitan organisasi wanita di Bumi Sakti Alam Kerinci. (*/Hzq)






