ebrita.com
Jumat, 5 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Tak Hadir di Musrenbang, Dua Bupati Jambi Jadi Sasaran Teguran Wamendagri

21/05/2025
in Daerah, Jambi, Nasional, Pemerintahan
2 min read
Tak Hadir di Musrenbang, Dua Bupati Jambi Jadi Sasaran Teguran Wamendagri
117
DIBAGIKAN
219
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Gubernur Al Haris Dorong Pengusaha Muda Jambi Tampil di Tingkat Nasional pada Munas HIPMI ke-18

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong

Ebrita.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya secara terbuka menyampaikan teguran keras kepada Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat dan Bupati Batanghari Fadhil Arief. Kedua kepala daerah tersebut menjadi sorotan karena mangkir dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029, yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Rabu (21/5/2025), tanpa menunjuk wakil untuk hadir.

“Teguran keras bagi yang tidak hadir dan tidak mengirimkan wakilnya. Bupati Tanjung Jabung Barat dan Bupati Batanghari saya dukung Pak Gubernur menegur juga tadi, karena di sini bukan seremoni. Ini forum penting untuk menyinkronkan program kabupaten/kota hingga pusat,” ujar Bima Arya saat membuka acara.

Pernyataan Wamendagri itu langsung menggema di ruang Musrenbang, menandai keseriusan pemerintah pusat dalam menekankan pentingnya kehadiran dan komitmen kepala daerah dalam proses perencanaan pembangunan jangka menengah. Ia menegaskan bahwa ketidakhadiran tersebut bukan hal sepele, sebab Musrenbang adalah momen strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan antarlembaga pemerintahan.

“Ini bukan hanya rutinitas. Ini proses menyusun haluan pembangunan lima tahun ke depan. Jadi, kepala daerah semestinya memprioritaskan ini,” lanjutnya.

Musrenbang RPJMD 2025–2029 merupakan forum penting untuk mengintegrasikan rencana pembangunan kabupaten/kota dengan kebijakan pemerintah provinsi dan nasional. Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan sinergi lintas sektor diharapkan muncul demi menciptakan pembangunan yang merata dan terstruktur.

Bima Arya juga menyinggung soal kedisiplinan birokrasi yang harus dimulai dari atas, khususnya dari para kepala daerah. Menurutnya, sikap disiplin yang ditunjukkan Gubernur Jambi Al Haris harus menjadi contoh dan diteladani oleh seluruh bupati dan walikota.

“Itu yang harus dipahami Bupati/Walikota: bahwa birokrasi perlu dirapikan. Dan kedisiplinan itu ditanamkan dari retreat Menteri ke Gubernur, lalu ke level bawah,” tegasnya.

Ketidakhadiran Bupati Tanjabbar dan Batanghari tanpa kejelasan menjadi sorotan tersendiri, apalagi keduanya tidak diwakili oleh wakil bupati. Dalam daftar kehadiran, keduanya hanya mengutus pejabat pemda, berbeda dengan kepala daerah lainnya yang datang langsung atau minimal mengirimkan wakilnya secara resmi.

Gubernur Jambi Al Haris juga sempat mengutarakan kekecewaannya atas sikap dua bupati tersebut. Dalam pidato pembukaannya, ia secara langsung mempertanyakan alasan ketidakhadiran Bupati Anwar Sadat dan Fadhil Arief.

“Saya heran, ini agenda penting dan sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Bagaimana kita bisa bicara sinergi jika kepala daerahnya sendiri tidak hadir?” ucap Al Haris.

Selain dua bupati tersebut, Kabupaten Tebo juga hanya mengutus perwakilan pejabat pemda, tanpa kehadiran bupati maupun wakil bupati.

Menanggapi kondisi ini, sejumlah peserta Musrenbang menilai teguran dari Wamendagri sudah tepat. Menurut mereka, Musrenbang adalah tonggak utama dalam perencanaan daerah dan bukan sekadar formalitas.

“Kalau kepala daerah saja tidak hadir, bagaimana bisa memperjuangkan kebutuhan daerahnya dalam forum ini?” kata salah satu pejabat dari kabupaten tetangga.

Forum Musrenbang RPJMD sendiri diharapkan mampu menyatukan persepsi antara provinsi dan kabupaten/kota dalam merancang program strategis lima tahunan. Dari forum ini, berbagai isu seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, hingga penguatan layanan dasar diharapkan menemukan titik temu antara pemerintah pusat dan daerah.

Teguran Wamendagri menjadi peringatan keras bahwa era pemimpin daerah yang abai terhadap tanggung jawab strategis tidak lagi mendapat tempat. Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa evaluasi terhadap kepala daerah akan terus dilakukan secara berkala, termasuk dari sisi kehadiran dalam agenda-agenda penting kenegaraan.

Dengan insiden ini, publik pun semakin menyoroti kinerja dan komitmen para kepala daerah terhadap pembangunan daerah. Apakah ini akan menjadi catatan bagi Anwar Sadat dan Fadhil Arief di masa depan? Waktu yang akan menjawab.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: JambiMusrenbang RPJMDPemprov JambiWamendagri

TerkaitBerita

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

02/06/2026
219
Gubernur Al Haris Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

Gubernur Al Haris Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

01/06/2026
250
Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

18/05/2026
463
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

18/05/2026
218

KOLOM

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

2 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan