JAMBI — Malam Jumat, yang biasanya identik dengan suasana lengang, berubah menjadi arena tegas penegakan hukum ketika Satgas I Operasi Pekat II Siginjai 2025 Polda Jambi turun ke jalan.
Kegiatan di mulai pada pukul 23.00 WIB hingga larut malam, 35 personel bersenjata patroli menyisir titik-titik rawan di jantung Kota Jambi.
Tiga lokasi yang dikenal panas — Lapangan Ex MTQ, Simpang Jerambah Bolong Paal Merah, dan Simpang 4 Sijenjang Jambi Timur, menjadi fokus utama operasi.
Dengan patroli dialogis, petugas tidak hanya hadir untuk memantau, tetapi juga menggertak langsung potensi pelaku pungli, pemerasan, pemalakan, hingga premanisme.
“Kami mengimbau warga agar berani melapor. Jangan takut, jangan diam!” tegas salah satu personel di lapangan.
Tak hanya menyasar warga, tim juga melakukan koordinasi ketat dengan sopir truk batubara yang melintas, sektor yang kerap jadi sasaran empuk praktik pemalakan.
Hasilnya? Bersih. Nol gangguan. Nol pungli. Kondisi kamtibmas di tiga titik tersebut dinyatakan kondusif sepanjang malam operasi.
Masyarakat pun menyambut kehadiran petugas dengan lega, merasa lebih aman menjalankan aktivitas malam hari.
Langkah preventif Satgas I ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Jambi untuk menghantam habis potensi gangguan keamanan yang bisa meresahkan warga.
Namun, tentu saja, mata masyarakat tetap diminta awas, karena keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab bersama. (***)







