Ebrita.com – Sebuah kasus menghebohkan terjadi di Kecamatan Selong, Lombok Timur, ketika seorang guru berinisial LO (25) diduga menjadi korban rud4p4ksa oleh seorang pemuda berinisial AN (25) dari Masbagik, pada Minggu siang (7/12).
Menurut laporan, pelaku menjemput korban dan membawanya ke Pantai Labuhan Haji. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku kemudian memesan kamar hotel di kawasan Selong. Di kamar tersebut, korban dipaksa melakukan hvbungan badan dan mengalami kekerasan fisik, termasuk diinjak tangannya saat berusaha menolak.
Meski berteriak minta tolong, awalnya tidak ada yang mendengar. Beruntung, teriakan korban akhirnya menarik perhatian warga dan petugas keamanan hotel. Pelaku sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil ditangkap dan sempat dipukuli oleh warga sebelum diserahkan ke polisi.
Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas Polres Lotim, AKP Nicolas Oesman, memastikan pelaku sudah diamankan, sementara korban sedang dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi tenaga pendidik dan masyarakat terhadap ancaman kekerasan seksual, serta perlunya respons cepat dari lingkungan sekitar.(tim)






