ebrita.com
Jumat, 5 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Bisnis

Pemerintah AS Resmi Shutdown, Gedung Putih Salahkan Partai Demokrat

02/10/2025
in Bisnis, Nasional
2 min read
Pemerintah AS Resmi Shutdown, Gedung Putih Salahkan Partai Demokrat

Pemandangan barat Gedung Capitol AS di Washington. (Foto: Wikemedia Commons)

121
DIBAGIKAN
132
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Gencatan Senjata Gaza Terancam, Trump Ultimatum Hamas

Kesepakatan Damai Gaza Kian Dekat, Trump Siapkan Kunjungan ke Timur Tengah Akhir Pekan Ini

JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat resmi mengalami government shutdown setelah Senat gagal menyepakati rancangan anggaran belanja tahunan hingga tenggat waktu pada Selasa (30/9) malam waktu setempat.

Kondisi ini memaksa sejumlah lembaga federal menghentikan operasionalnya karena tidak ada dana legal yang bisa digunakan.

Gedung Putih langsung menuding Partai Demokrat sebagai penyebab terjadinya penutupan pemerintahan tersebut. Melalui situs resminya, pemerintah bahkan memajang hitungan durasi shutdown dengan tulisan provokatif: “Democrats Have Shut Down the Government” atau “Partai Demokrat Telah Menutup Pemerintahan.”

Pemungutan suara di Senat berakhir dengan hasil 55-45, tidak mencapai 60 suara yang dibutuhkan untuk mengesahkan RUU pendanaan pemerintah.

Kebuntuan ini terjadi karena Partai Demokrat tetap bersikeras mempertahankan subsidi layanan kesehatan di bawah Affordable Care Act (ACA), yang akan habis masa berlakunya dalam rancangan anggaran baru.

Sementara itu, Partai Republik menolak tuntutan tersebut dan menginginkan pengesahan anggaran tanpa tambahan syarat apa pun.

Setelah kebuntuan tak terhindarkan, saling tuding pun tak terelakkan. Ketua DPR AS, Mike Johnson, menuding Partai Demokrat sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas shutdown kali ini.

“Demokrat telah resmi menutup pemerintah federal. Mereka lebih mementingkan imigran ilegal daripada rakyat Amerika yang bekerja keras,” tulis Johnson dalam unggahan di platform X.

Di sisi lain, Partai Demokrat menolak tudingan tersebut dan menyalahkan Partai Republik sebagai penguasa mayoritas di pemerintahan.

“Mari saya tegaskan: Partai Republik menguasai Gedung Putih, DPR, dan Senat. Ini adalah penutupan pemerintahan mereka,” ujar mantan Wakil Presiden Kamala Harris.

Shutdown pemerintah Amerika Serikat berarti sebagian besar lembaga federal akan menghentikan layanan mereka. Kantor pelayanan publik, museum, dan taman nasional akan ditutup sementara. Pegawai federal non-esensial juga akan dirumahkan tanpa menerima gaji sampai anggaran baru disepakati.

Penutupan pemerintahan ini terjadi tepat di akhir tahun fiskal 2025 yang berakhir pada 30 September. Tanpa adanya persetujuan anggaran baru dari Kongres, pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk membiayai aktivitas operasionalnya.

Kebuntuan politik di Washington ini kembali menunjukkan tajamnya perpecahan antara Partai Republik dan Demokrat, sekaligus menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak ekonomi serta pelayanan publik di Amerika Serikat. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: ACAanggaran federal ASberita duniaberita internasionalDonald TrumpGedung Putihgovernment shutdownKamala Harriskebuntuan anggaran ASMike JohnsonPartai DemokratPartai Republikpemerintahan Amerika Serikatpenutupan pemerintahan ASpolitik ASshutdown AS

TerkaitBerita

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

07/04/2026
215
Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

27/02/2026
207
Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24/02/2026
225
Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

23/02/2026
218

KOLOM

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

2 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan