eBrita.com – PT Bukaka Mega Investama (BMI), anak usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), menyalurkan penyertaan modal sebesar Rp1,2 triliun kepada PT Kerinci Merangin Hidro (KMH). Investasi ini akan diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan pendanaan proyek.
KMH saat ini tengah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 350 megawatt (MW) di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Proyek tersebut menjadi salah satu portofolio utama BUKK dalam memperkuat bisnis energi baru terbarukan (EBT). Manajemen menyebutkan, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi perseroan di sektor EBT, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan tenaga listrik berkelanjutan.
Sebelumnya, pada 22 September 2025, BUKK telah menyuntikkan modal Rp205 miliar ke BMI untuk memperkuat struktur pendanaan. Saat ini, BMI memegang 49,62% saham di KMH, sementara sisanya dimiliki PT Bone Kapital Investindo sebesar 48,29% dan PT Kalla Bakti Negeri 2,09%.
Sebagai bagian dari Kalla Group milik keluarga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, BUKK dikenal memiliki lini bisnis di bidang konstruksi, energi, otomotif, dan manufaktur garbarata. Penyertaan modal ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia.(Tim)







