eBrita.com – Chelsea tampil luar biasa pada lanjutan Liga Inggris dengan menumbangkan West Ham United 5-1 di London Stadium, Jumat (22/8/2025). Kemenangan ini terasa lebih manis karena diraih atas tim asuhan mantan pelatih mereka, Graham Potter, yang kini semakin berada di ujung tanduk.
Pertandingan sempat berjalan menegangkan ketika West Ham membuka skor lebih dulu lewat sepakan jarak jauh Lucas Paquetá di menit keenam. Gol itu membuat publik tuan rumah bersorak, seakan memberi harapan bahwa The Hammers bisa meraih hasil positif.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Chelsea bangkit dengan permainan agresif dan cepat. Sundulan João Pedro dari situasi sepak pojok berhasil menyamakan kedudukan, sekaligus menjadi gol perdananya sejak bergabung dari Brighton.
Setelah gol penyama, Chelsea tampil semakin percaya diri. Pedro Neto membawa tim tamu berbalik unggul lewat sundulan akurat, sebelum Enzo Fernández memperlebar keunggulan menjadi 3-1 usai menerima umpan brilian dari remaja Brasil, Estêvão Willian.
Nama Estêvão menjadi sorotan tersendiri. Pemain muda ini mencatat sejarah sebagai pemain termuda Chelsea yang mampu mencetak assist di Premier League, sekaligus menunjukkan masa depan cerah The Blues.
Memasuki babak kedua, Moisés Caicedo menambah derita West Ham setelah memanfaatkan kesalahan kiper lawan. Pesta gol Chelsea ditutup oleh Trevoh Chalobah melalui skema bola mati, mengunci kemenangan telak 5-1.
Hasil ini semakin memperburuk posisi Graham Potter sebagai pelatih West Ham. Dalam dua laga terakhir, timnya kebobolan delapan gol—sebuah catatan mengkhawatirkan yang membuat fans mulai kehilangan kesabaran.
Banyak penonton bahkan meninggalkan stadion sebelum laga berakhir. Suasana di London Stadium memanas, dengan nyanyian sindiran suporter yang menuntut perubahan besar di tubuh klub.
Di sisi lain, Chelsea menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa. Meski kehilangan Cole Palmer akibat cedera saat pemanasan, tim besutan Enzo Maresca tetap tampil trengginas. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa The Blues tidak bergantung pada satu pemain saja.
Dengan hasil ini, Chelsea mempertegas diri sebagai salah satu kandidat serius di papan atas Liga Inggris musim ini. Sementara itu, masa depan Potter di West Ham kian suram jika tidak segera membalikkan keadaan.(Tim)







