JAKARTA – Langkah Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 kian mencengangkan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Skuad Garuda berhasil menembus putaran keempat zona Asia, tentunya ini sebuah pencapaian monumental yang diiringi dengan torehan rekor mengesankan.
Kepastian itu hadir usai Indonesia menaklukkan China dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (5/6/2025). Gol tunggal kemenangan menjadi penentu yang mengantar Indonesia ke babak lanjutan, sekaligus memupus harapan China dan Bahrain yang tak lagi mampu mengejar posisi.
Tak hanya mengamankan tiket ke babak selanjutnya, Indonesia juga mencatat lima rekor bersejarah yang patut dibanggakan publik sepak bola nasional.
1. Pertama Kali Lolos ke Putaran Keempat
Indonesia menorehkan sejarah emas dengan menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia. Ini menjadi lompatan besar setelah tahun lalu sukses lolos ke putaran ketiga untuk pertama kalinya. Sebelumnya, rekor terbaik Indonesia hanya sampai putaran kedua (1986), dan tampil di Piala Dunia 1938 saat masih bernama Hindia Belanda.
2. Tim Asia Tenggara Pertama yang Capai Babak Ini
Indonesia menjadi tim pertama dari Asia Tenggara yang mampu menembus putaran keempat. Sebelumnya, Thailand dan Vietnam hanya mampu bertahan di putaran ketiga. Kini, Indonesia membawa bendera ASEAN lebih tinggi dari sebelumnya di kancah sepak bola dunia.
3. Raihan Poin Tertinggi dari Wakil ASEAN
Dengan koleksi 12 poin dari sembilan pertandingan, Indonesia unggul jauh dibandingkan Thailand (2 poin) dan Vietnam (4 poin) pada performa terbaik mereka di putaran ketiga. Masih ada satu laga tersisa melawan Jepang (10 Juni 2025), dan Garuda berpeluang menambah poin menjadi 13 atau bahkan 15.
4. Kemenangan Terbanyak dari Asia Tenggara
Indonesia juga mencatat tiga kemenangan sejauh ini, melewati Vietnam (1 kemenangan) dan Thailand (0). Tim Merah Putih berhasil mengalahkan Arab Saudi (2-0), Bahrain (1-0), dan China (1-0), membuktikan bahwa mereka bukan sekadar kuda hitam.
5. Akhiri Kutukan 38 Tahun Tak Pernah Menang atas China
Kemenangan atas China bukan kemenangan biasa itu adalah pembalasan dendam sejarah. Terakhir kali Indonesia menundukkan China adalah pada 1987 di Piala Raja Thailand. Setelah 38 tahun, kutukan itu akhirnya dipatahkan di Jakarta.
Mimpi yang Semakin Nyata
Di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert, Timnas Indonesia kini tidak hanya bermimpi. Mereka sedang mewujudkan impian untuk tampil di Piala Dunia 2026. Satu langkah lagi, dan sejarah akan kembali ditulis.
“Kami tidak akan berhenti di sini,” ujar Kluivert dalam konferensi pers pasca pertandingan. “Kami ingin melangkah lebih jauh, membawa Indonesia ke panggung dunia.”
Masyarakat Indonesia kini bersatu dalam euforia dan harapan. Laga terakhir melawan Jepang akan menjadi ujian penting bukan hanya untuk poin, tapi untuk harga diri dan kesiapan menantang tim-tim elite Asia.







