Ebrita.com– Dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan efektivitas kinerja institusi, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Polri. Sebanyak **67 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen)** dimutasi ke berbagai posisi strategis di seluruh Indonesia.
Mutasi ini tertuang dalam **Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1236/V/KEP./2025**, yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. Mutasi ini mencakup penempatan baru untuk sejumlah Kapolda, pejabat utama Mabes Polri, hingga penyuluh hukum di divisi-divisi penting.
Salah satu nama menonjol dalam daftar mutasi ini adalah **Irjen Pol Didik Agung Widjanarko** yang sebelumnya bertugas di KPK sebagai Pati Bareskrim Polri. Kini, ia dipercaya untuk memimpin **Polda Sulawesi Tenggara**.
Sementara itu, **Irjen Pol Dwi Irianto** yang sebelumnya menjabat sebagai Kapusiknas Bareskrim, kini mengemban amanah baru sebagai **Widyaiswara Kepolisian Utama TK I** di Lemdiklat Polri.
Tak hanya itu, posisi penting lainnya juga mengalami pergeseran, seperti **Kombes Pol K Yani Sudarto**, yang kini dipercaya sebagai **Penyuluh Hukum Utama TK II Divkum Polri**, setelah sebelumnya menjabat di Bareskrim.
Langkah ini mendapat perhatian luas dari publik, mengingat pentingnya peran para perwira dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bentuk konsistensi Polri dalam menjaga profesionalisme dan menjawab dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks.(Tim)







