Ebrita.com – Kecelakaan tragis terjadi di jalur Pantura wilayah Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (2/5/2025). Sebuah mobil Toyota Innova yang ditumpangi anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Alamudin Dimyati Rois, mengalami kecelakaan hebat yang menewaskan dua orang di tempat dan menyebabkan dua lainnya luka berat.
Informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi saat rombongan Alamudin melaju dari arah barat ke timur di jalur A. Mobil dikemudikan oleh Arya Maulana (38), yang saat ini mengalami luka berat dan sedang dirawat di RSI Al Ikhlas Pemalang.
Sementara itu, Alamudin Dimyati Rois (45), yang juga anggota Komisi XI DPR RI, mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang pergelangan tangan. Ia kini dirawat secara intensif di RS Budi Rahayu, Pekalongan.
Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Arief Wiranto, membenarkan kecelakaan tersebut dan mengonfirmasi bahwa korban luka termasuk anggota DPR RI.
“Dua orang meninggal, dua luka-luka. Salah satu identitas korban luka, terkonfirmasi anggota DPR RI. Saat ini sedang dalam penanganan dan pengawasan dokter di RS Budi Rahayu,” ujar Arief kepada detikJateng saat ditemui di rumah sakit.
Dua korban tewas diketahui merupakan asisten pribadi Alamudin. Keduanya meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala. Identitas lengkap keduanya belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang.
Menurut Arief, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi jalan, kendaraan, dan mengumpulkan keterangan saksi.
“Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Olah TKP sudah dilakukan dan kami sedang mendalami seluruh faktor yang mungkin menyebabkan kecelakaan ini,” lanjutnya.
Peristiwa ini mengundang perhatian berbagai pihak, terutama karena melibatkan pejabat negara yang sedang dalam tugas dinas. Fraksi PKB disebut sedang menyiapkan langkah penanganan lanjutan, termasuk pendampingan untuk keluarga korban dan kondisi kesehatan Alamudin.
Rasa duka mendalam disampaikan oleh kolega-kolega di DPR atas wafatnya dua staf yang selama ini mendampingi tugas-tugas politik dan kunjungan kerja Alamudin.
Sementara itu, kondisi Alamudin sendiri masih terus dalam observasi. Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi apakah akan dilakukan tindakan operasi atau rujukan lanjutan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur pantura, khususnya di daerah Pemalang yang tergolong rawan kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan berkendara harus jadi prioritas. Kami imbau pengemudi untuk tidak memaksakan diri saat lelah dan selalu waspada,” tutup Arief.(Tim)





