Ebrita.com -Indonesia memiliki banyak tanaman berkhasiat yang belum dimanfaatkan secara optimal, salah satunya adalah kayu bajakah. Tanaman ini memiliki potensi besar dalam dunia kesehatan, meski penggunaan dan penelitiannya masih terbatas. Dengan rutin mengonsumsi kayu bajakah, Anda mungkin dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, baik saat ini maupun di masa depan.
Apa saja manfaatnya dan bagaimana cara mengonsumsinya? Simak penjelasan berikut!
Kandungan Kayu Bajakah
Mengutip Hasna, Sehkhaemi, dan Aviciena dalam jurnal Review: Akar Kayu Bajakah dan Manfaatnya untuk Kesehatan, kayu bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) merupakan tanaman yang sudah lama digunakan masyarakat pedalaman Kalimantan, terutama oleh Suku Dayak, sebagai obat tradisional untuk menambah stamina dan menyembuhkan berbagai penyakit.
Kayu bajakah mengandung:
-
Metabolit primer: senyawa esensial seperti hasil glikolisis, siklus asam trikarboksilat (TCA), dan jalur shikimat.
-
Metabolit sekunder: senyawa non-esensial yang membantu pertahanan tubuh tanaman, seperti fenolik, flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak batang bajakah mengandung rata-rata 12,33 mg GAE/g fenolik, yang mendukung potensi besar tanaman ini dalam dunia pengobatan tradisional.
Manfaat Kayu Bajakah
Berdasarkan kandungan tersebut, berikut lima manfaat utama kayu bajakah bagi kesehatan:
1. Sebagai Antibakteri
Kayu bajakah memiliki sifat antibakteri yang terbukti efektif, misalnya dalam produk hand sanitizer berbahan dasar bajakah untuk pencegahan COVID-19.
2. Meningkatkan Imun Tubuh
Kandungan saponin dalam kayu bajakah berfungsi sebagai imunostimulan, membantu sistem imun tubuh meningkatkan produksi antibodi.
3. Berpotensi Membantu Pengobatan Kanker
Kandungan flavonoid pada kayu bajakah menunjukkan aktivitas antikanker. Penelitian menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) menunjukkan hasil bioaktivitas tinggi, meskipun diperlukan uji praklinik lanjutan untuk membuktikan efektivitasnya secara klinis pada manusia.
4. Menangkal Radikal Bebas
Flavonoid dan saponin dalam kayu bajakah berfungsi sebagai antioksidan, membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
5. Membantu Penyembuhan Luka (Efek Anti inflamasi)
Saponin juga berperan sebagai antiinflamasi, membantu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi peradangan.
Cara Mengkonsumsi Kayu Bajakah
Ada beberapa cara yang disarankan untuk mengonsumsi kayu bajakah:
-
Diseduh: Kayu bajakah kering dicacah atau dihaluskan, lalu diseduh 1 gram serbuk bajakah dalam 500 ml air panas.
-
Direbus (Dekokta/Infusa): Akar bajakah kering direbus dengan lima gelas air selama 15–30 menit, kemudian air rebusannya diminum tiga kali sehari.
Kayu bajakah ternyata memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan, termasuk dalam penyembuhan inflamasi, meningkatkan kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, hingga membantu terapi berbagai penyakit berat seperti kanker. Namun, penting diingat bahwa penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaannya pada manusia.(Tim)







