KERINCI – Polres Kerinci langsung bertindak cepat usai viralnya video aksi perundungan yang dialami oleh anak perempuan di Kabupaten Kerinci.
Dalam rekaman video viral tersebut, tampak seorang anak perempuan mengalami perundungan oleh anak perempuan lainnya di jalan Sawahan Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci.
Maka pada Rabu (12 /04/2023) bertempat di Aula Polres Kerinci telah dilaksanakan mediasi terkait kekerasan terhadap anak, yang diikuti oleh Pihak Korban dan Keluarga, Pihak Pelaku dan Keluarga, Kepala SMPN 1 Kerinci dan Kepala SMP Atthayyibah Kerinci.
Kekerasan terhadap anak terjadi terhadap seseorang anak perempuan yang berinisial GAP (13) yang beralamat di Desa Koto Tengah, Kecamatan Air Hangat Barat, sedangkan diduga pelaku yang melakukan kekerasan terhadap GAP adalah seorang perempuan yang berinisial NPN (13).
Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda, melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Edi Mardi, dikonfirmasi mengakui adanya kejadian tersebut. Dimana saat ini, Polres Kerinci telah menangani kasus tersebut dengan telah menghadirkan anak korban dan anak pelaku dan akan dilakukan proses mediasi antara pihak keluarga korban dan keluarga diduga pelaku terkait kekerasan terhadap Anak.
Diakui Kasat Reskrim bahwa, mediasi telah dilakukan pada hari Rabu, 12 April 2023 pukul 16.00 Wib di Aula Polres Kerinci.
“Telah dilaksanakan Mediasi terkait Kekerasan terhadap anak yang dipimpin oleh Kasat Intel Polres Kerinci Iptu Eko Munkoid, di dampingi Ps Kanit PPA Sat Reskrim Polres Kerinci Aiptu Hendra Deri,” ujar Kasat.
Dalam hal ini sambung AKP Edi Mardi, pihak Polres Kerinci telah memanggil Pihak Korban dan keluarga, Pihak Pelaku dan Keluarga, Kepala SMPN 1 Kerinci dan Kepala SMP Atthayyibah Kerinci.
“Korban atas nama inisial GAP (13) warga Desa Koto Tengah, Kecamatan Air Hangat Barat. Sementara dugaan pelaku inisial NPN (13) warga Desa Koto Cayo, Kecamatan Air Hangat Barat. Selanjutnya kedua belah pihak melaksanakan perundingan untuk mencari kata mufakat perdamaian dengan kejadian yang sempat viral di media sosial,” ungkapnya. (*)






